Menguji Hipotesis dengan menggunakan Uji-t

Uji-t merupakan salah satu jenis uji hipotesis yang sering digunakan dalam penelitian. Uji-t termasuk kedalam jenis statistik parametrik sehingga untuk menggunakannya haruslah memenuhi syarat uji statistik parametrik.

Statistik ada dua jenis : parametrik dan non parametrik. Statistik parametrik bergantung pada asumsi-asumsi atau anggapan mengenai populasi. Adapun statistik non parametrik tidak bergantung pada asumsi manapun. Asumsi-asumsi itu antara lain adalah normalitas dan homogenitas data. Jenis-jenis statistik parametrik antara lain : uji-t, uji-z, anova, ancova, korelasi pearson, dan regresi linier.

Syarat menggunakan uji-t :
1. Karena uji-t termasuk kedalam golongan statistik parametrik, maka data penelitiannya
    harus terdistribusi normal.
2. data berskala interval atau rasio.
3. homogenitas varians
4. informasi mengenai nilai variance (ragam) populasi tidak diketahui.

Uji-t dapat dibagi menjadi 2, yaitu uji-t 1-sampel dan uji-t 2-sampel. Kemudian uji-t 2 sampel dibagi lagi berdasarkan kebebasan (independency) sampel yang digunakan, yaitu uji-t 2 sampel bebas (independen) dan uji-t 2 sampel berpasangan (paired).

Comments are closed.