Pengertian Uji Realibilitas Instrumen

Alat ukur (instrumen) penelitian harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu sebelum layak untuk digunakan. Salah satu kriteria tersebut yaitu instrumen tersebut harus memiliki konsistensi dan stabilitas.

Uji realibilitas instrumen merupakan jenis pengujian apakah alat ukur (instrumen) yang digunakan memiliki konsistensi bila pengukuran yang dilakukan dengan instrumen tsb dilakukan secara berulang.

Jika instrumen tersebut digunakan secara berulang-ulang baik kepada orang yang berbeda/ sama atau dalam waktu yang berbeda/ sama, dan hasil yang didapat konsisten/ stabil/ relatif sama, maka instrumen itu dikatakan reliabel.

Mengapa perlu uji realibilitas instrumen ?
Misalnya hasil pengukuran sebesar 60. Lalu saat digunakan lagi, meskipun dengan alat ukur yang sama diperoleh hasil 73. Demikian seterusnya, hasilnya tidak pernah konsisten. Data yang peneliti peroleh tidak pernah konsisten dari waktu ke waktu. Hal ini tentu saja akan menyulitkan peneliti. Pertanyaan yang akan muncul dari benak peneliti adalah hasil pengukuran mana yang digunakan?

Nah, dengan uji reliabilitas, peneliti dapat mengetahui sejauh mana pengukuran dari suatu uji coba yang dilakukan tetap memiliki hasil yang sama meskipun dilakukan secara berulang-ulang terhadap subjek yang sama/ berbeda dan dalam kondisi yang sama/ berbeda.

reliabilitas yang terdapat 2 macam, yaitu reliabilitas (konsistensi) internal dan eksternal,

Comments are closed.