Haruskah Tiga Sumber pada Tinjauan Pustaka ?

Tinjauan pustaka/ landasan teori, sesuai dengan namanya, memuat teori-teori yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian harus berpijak pada teori-teori para ahli sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmu pengetahuan. Semakin banyak teori yang dimuat, semakin bagus penelitian tsb. Sumber-sumber teori dlm tinjauan pustaka (landasan teori) jangan asalan tapi cari yang memang berhubungan dengan apa yang dibahas. Teori-teori yang tidak perlu jangan disertakan.

Biasanya dosen pembimbing skripsi mensyaratkan minimal 3 teori untuk tiap bahasan. Mengapa harus tiga teori ? bolehkah kurang dari jumlah itu?

Tujuan melengkapi dengan tiga teori adalah supaya kita dapat membandingkan teori yang satu dengan yang lain secara lebih lengkap sehingga didapat gambaran yang lebih jelas. Boleh atau tidaknya menggunakan teori kurang dari tiga, kembali lagi kepada dosen pembimbing skripsi.

Ada dosen yang mau mentolerir tapi ada juga yang tetap bersikeras harus tiga. Coba diskusikan dengan dosen, katakan kalau anda sudah berusaha mencari tambahan teorinya tapi tidak juga ketemu. Kalau teori tersebut pada poin/ bahasan yang tidak terlalu penting, kemungkinan dosen mau menerima.

Tambahan lagi :
Ada juga aturan, dalam tiga teori tersebut, teori dari internet cuma dibolehkan satu sisanya dari buku, dsb.